Bedah Lasik Mata

Bedah Lasik Mata - Dalam waktu 1 dekade keberadaannya, fenomena bedah Lasik cukup menarik perhatian di berbagai negara dunia. Termasuk salah satunya Singapura, yang memiliki angka tinggi penderita mata rabun, mendapati banyak permintaan untuk LASIK.

Bedah Lasik Mata

Penemuan teknologi lasik yang digunakan sebagai pengerjaan dasar untuk menciptakan bukaan LASIK pada kornea di awali pada tahun 1950-an, ketika ditemukannya microkeratome, sebuah pisau metal mekanikal yang digunakan untuk membuka kornea. Selama bertahun-tahun, microkeratome terus disempurnakan hingga kini, proses pembukaan kornea menjadi aman dan nyaman.

Penemuan teknologi kedua untuk "LASIK" muncul pada tahun 1980 dimana ditemukan laser ultraviolet yang dapat menggores suatu jaringan tissue secara tepat tanpa merusak jaringan lain di sekitarnya.

Dua tahun kemudian, potensi dan fungsi dari laser ini dalam bidang pembedahan diumumkan.

Dengan berkembangnya teknologi, kini pasien dapat menjalani bedah lasik dengan menggunakan laser / tanpa pisau. Tipe bedah LASIK seperti ini menggunakan jenis laser femtosecond untuk membuka kornea.

Dengan menggunakan mikro keratom mekanikal, komplikasi yang terjadi saat pembukaan kornea sangat kecil. Bukaan kornea yang terlalu kecil dan tidak beraturan akan menyulitkan proses tahap kedua LASIK untuk dilaksanakan.

Maka hadirlah, teknik terbaru menggunakan laser femtosecond. Kecil, dengan detak infra red yang pendek sehingga memungkinkan keakuratan di dalam kornea.

Dengan hadirnya laser berjenis unik ini, bukaan pada kornea menjadi semakin mulus dna tidak berbekas pada saat sembuh nanti. Semakin baiknya pembuatan bukaan ini, maka semakin baik pula pandangan mata yang dihasilkan lewat metode kesehatan bedah lasik mata.